Untuk menyiapkan race officials MotoGP 2021 di sirkuit jalanan di dalam kawasan Mandalika Lombok Tengah, Indonesia Tourism Development Corporation atau ITDC atau PT Pengembangan Pariwisata Indonesia) akan membiayai 300 anak muda se Nusa Tenggara Barat dilatih di sirkuit Sepang Malaysia. Secara bertahap diberangkatkan mulai Oktober 2019.

Gubernur NTB Zulkieflimansah menjelaskan rencana ITDC tersebut setelah bertemu Direktur Utama ITDC Abdulbar M Mansoer di ruang VIP Lombok International Airport (LIA), Selasa 16 Juli 2019. “Kami sepakat anak NTB harus aktif terlibat di daerahnya sendiri. Seluruh biaya ditanggung ITDC,” kata Zulkieflimansah.

Kuota 300 calon race officials tersebut dibagi dari penduduk setempat 150 orang dan 150 orang lainnya berasal dari daerah kabupaten/kota lainnya di NTB. Menurut Zulkieflimansah, seluruh pembangunan yang ada di daerahnya harus dinikmati oleh masyarakatnya.

“MotoGP adalah event besar dan akan jadi kebanggaan Indonesia,” ujarnya. Karenanya, di event besar seperti ini anak-anak lokal harus berdaya dan terlibat.

Zulkieflimansah mengatakan anak-anak muda NTB tidak boleh seperti anak ayam yang mati di lumbung padi. Artinya, dengan seluruh potensi serta kekayaan yang ada di NTB ini, masyarakatnya tidak boleh ada yang miskin dan mengalami kesusahan. Sehingga, Zulkieflimansah ingin memastikan bahwa seluruh pembangunan yang ada di NTB ini harus dinikmati oleh seluruh masyarakat.

Seperti dijelaskan sebelumnya oleh General Affair ITDC di Lombok Lanang Brata Suta kepada Tempo, ITDC telah memulai penyiapan lahan area sirkuit MotoGP seluas 130 hektar yang terdiri 18 tikungan sepanjang lintasan berjarak 4.32 kilometer. “Rencana fisik sirkuit MotoGP dibangun Agustus 2019 dan selesai awal 2021 sesuai jadwal waktu berlangsungnya,” ucap Lanang Brata Suta.

Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika memiliki panjang pantai 14,6 kilometer. Mulai dari pantai Mandalika, pantai Seger, pantai Tanjung Aan, hingga pantai Gerupuk yang paling timur yang terletak di Desa Mertak.