<p style=”text-align: justify;”>Kabar gembira bagi para pendaki yang rindu menjajaki Gunung Rinjani. Pasalnya, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) resmi membuka kembali jalur pendakian pada hari ini. </p>

<p style=”text-align: justify;”>Ada 4 jalur yang akan dibuka. Yaitu jalur pendakian Gunung Rinjani melalui rute Sembalun, jalur pendakian Gunung Rinjani melalui rute Senaru, jalur pendakian melalui rute Aik berik, dan jalur pendakian Gunung Rinjani melalui Timbanuh.</p>

<p style=”text-align: justify;”>BTNGR sendiri akan membatasi jumlah pendaki setiap harinya, termasuk pada pembukaan perdana setelah hampir satu tahun ditutup. Yaitu 150 orang per hari melalui jalur Sembalun, dan masing-masing 100 orang per hari melalui jalur Aik Berik maupun Timbanuh.</p>

<p style=”text-align: justify;”>Untuk pemesanan tiket sendiri diterangkan Sudiyono dapat dilakukan melalui apilikasi E-Rinjani yang dapat diunduh di Playstore. Bagi pendaki yang getol ingin segera mengunjungi rinjani, disarankan segera mendaftar karena kuota pendaki dibatasi.</p>

<p style=”text-align: justify;”>Walaupun begitu, dibukanya jalur pendakian Gunung Rinjani ini sendiri tetap dengan memperhatikan dan mempertimbangkan keamanan serta kenyamanan bersama. Karena itu, BTNGR juga tetap membatasi jarak pendakian, yaitu hanya sampai di Pelawangan saja.</p>

<p style=”text-align: justify;”>“Untuk keamanan dan kenyamanan pendakian dibatasi hanya sampai di Pelawangan. Tidak diperkenankan menuju puncak dan Segara Anak,” pungkas Sudiyono.</p>

<p style=”text-align: justify;”>Sebelumnya pendakian Gunung Rinjani memang ditutup sementara sejak Agustus 2018 sebagai akibat dari bencana gempa yang melanda Pulau Lombok. Dimana hal tersebut mengubah kepadatan tanah, topografi, serta merusak beberapa fasilitas yang ada di Gunung Rinjani.</p>

BACA JUGA :