Setelah sebelumnya dilaksanakan via zoom dengan para sineas muda se-NTB, akhirnya pada 11 Oktober 2021, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali mengadakan kegiatan AKSILARASI (aksi, selaras dan sinergi) yaitu program pendampingan penciptaan produk kreatif di destinasi pariwisata khususnya pada subsektor musik, seni pertunjukan, seni rupa, penerbitan, film, animasi, fotografi dan periklanan.

Workshop yang dilaksanakan langsung di Hotel Aston Inn Mataram ini menghadirkan 15 sineas muda yang berasal dari NTB.

Dibuka langsung oleh Amin Abdullah selaku Direktur Industri Musik, Seni Pertunjukan, dan Penerbitan Kemenparekraf, menyampaikan bahwa kegiatan Aksilarasi (Aksi, Selaras, Sinergi) ini adalah Pendampingan penciptaan dan pemanfaatan produk kreatif unggulan di bidang musik, film, animasi, fotografi, seni pertunjukan, seni rupa penerbitan, dan periklanan di Destinasi Super Prioritas, yang diantaranya adalah Labuan Bajo dari NTT, Danau Toba di Sumatera Utara, Borobudur di Jawa Tengah, dan Mandalika dari NTB.
“Dan pada minggu sebelumnya kegiatan Aksilirasi telah dilaksanakan di Labuan Bajo,” jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, H. Yusron Hadi juga berkesempatan menjadi salah satu narasumber pada workshop tersebut dan menjelaskan tentang potensi sub bagian ekonomi kreatif dan film di NTB. Di akhir pemaparannya, Kadispar NTB berharap agar semua sektor termasuk sub bagian ekonomi kreatif dan film bersinergi menyukseskan event-event internasional yang akan datang.

“Saya berharap teman-teman perfilman membantu mempromosikan desa-desa wisata yang saat ini sedang kita gencarkan promosinya,” imbuhnya.


admin

Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat Membangun pariwisata yang berwawasan lingkungan untuk mencapai Pembangunan Kepariwisataan yang Beberlanjutan (Sustainable Tourism).