Lanjut dengan agenda berikutnya, para peserta Jambore Desa Wisata melakukan dialog interaktif membahas bagaimana pengolahan sampah organik dan anorganik dengan baik dan benar.

Bertempat di Hotel Surya Mandalika, diskusi tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata NTB, H. Akhlul Wakti menyampaikan bahwa tujuan diskusi ini adalah memberikan pengalaman lebih terkait cara pengolahan sampah kepada seluruh peserta yang merupakan para pelaku wisata di NTB.

Setelah resmi dibuka, diskusi tersebut kemudian dimulai dengan pemaparan materi oleh Lalu Supratman selaku Ketua TPS3R Lestari, Lendang Nangka. Supratman menjelaskan tentang bagaimana sistem kerja bank sampah di TPS yang dikelola sembari mendemonstrasikannya secara langsung dihadapan seluruh peserta yang hadir.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Hj. Hasriani selaku perwakilan dari IKM Masbagik Mandiri. Produk yang dihasilkan oleh IKM satu ini adalah bunga hias berbahan dasar utama kantong plastik bekas.
“Bahan dasar utama dari bunga hias ini tidak hanya kantong plastik bekas, tetapi juga sterofom makanan sekali pakai,” jelasnya.

Berawal dari mengajarkan murid di sekolahnya tentang karya seni, bunga hias ini kemudian dia kembangkan dengan mengajak ibu-ibu rumah tangga di sekitar rumahnya untuk merintis usaha tersebut.

Diskusi lalu dilanjutkan dengan praktek dan tanya jawab langsung para narasumber dengan peserta yang telah mengikuti jambore tersebut.


admin

Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat Membangun pariwisata yang berwawasan lingkungan untuk mencapai Pembangunan Kepariwisataan yang Beberlanjutan (Sustainable Tourism).