Industri pariwisata Indonesia menghasilkan transaksi senilai Rp6 triliun pada pameran pariwisata terbesar dunia, Internationale Tourismus Borse (ITB), di Messe Berlin, Jerman yang berlangsung 9-13 Maret 2016, yang diikuti oleh 185 negara dan melibatkan sekitar 10 ribu peserta.

“Indonesia diperhitungkan sebagai salah satu negara yang memiliki potensi destinasi wisata dunia,” kata komisaris PT Hotel Indonesia Natour (HIN), yang juga delegasi Indonesia, Michael Umbas dikutip Antara, Minggu (13/3/2016).

Selama acara tersebut berlangsung, manajemen PT HIN melakukan pertemuan dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya guna membahas peran BUMN pariwisata untuk menunjang program pemerintah untuk menjaring 20 juta wisatawan hingga 2019.

“Kita menyampaikan proses sinergi BUMN pariwisata yang siap all out untuk mendukung program pemerintah, termasuk menjadikan Wonderful Indonesia sebagai bagian promosi bersama,” kata Umbas yang didampingi Direktur Utama HIN, Iswandi Said.

Menteri Arief Yahya menyampaikan bahwa industri wisata  Indonesia mulai diperhitungkan dunia, terutama  setelah sukses menggelar berbagai acara atraktif menyambut gerhana matahari total beberapa hari lalu.

Dengan capaian di ajang ITB Berlin, Menteri berharap semua pelaku pariwisata dalam negeri semakin meningkatkan kualitas pelayanan dan meningkatkan kemajuan teknologi.

“‘Lifestyle pariwisata sudah berubah. Kita tidak bisa lagi hanya sepenuhnya bersandar pada keunggulan alam dan budaya, tetapi harus menyiapkan infrastukur teknologi,” kata Arief Yahya.

Pameran wisata Berlin mempertemukan semua pelaku pariwisata dunia, dihadiri oleh 1.000 top buyers, 23.000 convention visitors, 50.000 private visitors dan 115.000  trade visitors, dengan total nilai transaksi 6,7 miliar Euro.
(SAW)

Sumber: ekonomi.metrotvnews.com

BACA JUGA :