MUSRENBANG NTB 2016

Isu Kemiskinan merupakan isu yang paling banyak menjadi bahasan dan sorotan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2016 di Ball Room Hotel Lombok Raya Mataram (4/4/2016).

Musrenbang ini merupakan lanjutan dari Pra Musrenbang dan Forum SKPD Provinsi NTB yang didahului dengan Musrenbang kabupaten/kota.

Ada 4 (empat) isu yang menjadi fokus dalam Musrenbang 2016 ini:

ISU KEMISKINAN: Diarahkan untuk bagaimana upaya pemerintah daerah dalam menurunkan angka kemiskinan di Nusa Tenggara Barat;

ISU IPM: Mengharuskan pemerintah daerah untuk terus berupaya seoptimal mungkin dalam meningkatkan tarap hidup masyarakat, baik dari sisi pendidikan maupun kesehatan;

ISU LINGKUNGAN HIDUP: mengupayakan dengan serius untuk peningkatan kualitas lingkungan hidup seperti pengelolaan persampahan yang terkendali, terarah dan terkoordinasi dengan sektor-sektor terkait;i

ISU PELAYANAN BIROKRASI: menitikberatkan pada upaya pelayanan yang mudah, cepat dan tidak berbelit-belit sesuai dengan ketentuan.

Pelaksanaan Musrenbang Tahun 2016 ini dihajatkan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk  Tahun Anggaran 2017 sebagai upaya mensinergikan kebijakan pembangunan Pemerintah Daerah (Pemerintah Provinsi) dan Kabupaten/Kota dengan kebijakan Pemerintah Pusat.

Muserbang ini dibuka oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH.M.Zainul Majdi. Dalam sambutannya Gubernur menekankan kepada seluruh bupati/walikota dan SKPD untuk terus berupaya dengan serius dalam melaksanakan program-program yang telah dihajatkan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.

“Keberhasilan kita dalam melaksanakan dan mensukseskan program-program yang menyentuh langsung ke masyarakat,  akan memberikan dampak yang lebih baik kepada seluruh komponen masyarakat kita dalam  meningkatkan kesejahteraannya”, jelas Gubernur lebih lanjut.

Pada kesempatan ini, Gubernur memberikan penghargaan berupa “Pangripta Nusantara” kepada Bupati/Walikota yang memiliki perencanaan baik dan sukses. Bupati/Walikota yang mendapatkan penghargaan yaitu: Bupati Bima, Lombok Utara dan Sumbawa.

Sesi selanjutnya setelah Gubernur membuka acara adalah pengarahan dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Koordinator Maritim dan Sumberdaya, Kepolisian Republik Indonesia dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Acara pokok yang terakhir sebelum penutupan oleh Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin, disampaikan Pokok-pokok Pikiran DPRD Provinsi NTB yang disampaikan Wakil Ketua DPRD NTB, Bapak Mori Hanafi.

BACA JUGA :