Kawasan wisata Tiga Gili, Gili Meno, Gili Air, dan Gili Trawangan atau yang biasa di sebut (Gili Matra) Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) kini bersiap menuju fase new normal.

Ketiga pulau dengan deretan pantai indah itu masih berstatus zona hijau atau nol kasus positif Covid-19 dan menjadi pilot project dari penerapan New Normal.

“Dengan status sebagai zona hijau tersebut, menjadi keharusan bagi kita bersama untuk tetap menjaga dan mempertahankan Gili agar selamanya aman dan bebas dari wabah atau nol kasus positif Covid 19,” kata Wakil Gubernur NTB Siti Rohmi Djalilah.

Rohmi mengatakan, butuh perencanaan dan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat untuk membuka destinasi wisata tiga Gili. Khususnya, dalam penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Hal itu penting dilakukan untuk menjaga kawasan tiga Gili tetap bebas dari Covid-19. “Selamat untuk Gili atas nol kasus sampai dengan saat ini yang tentunya harus dibarengi ke depan bagaimana menjaga kebersihan dan seterusnya agar tidak pernah ada pasien positif di sini,” Ucap Wagub.

Menurut Rohmi, selama new normal masyarakat harus menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat harus menjaga kebersihan, menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir.

“Sehingga bukan kapan new normal ini diberlakukan, akan tetapi secara bertahap bagaimana kita bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait protokol kesehatan Covid-19, kemudian masyarakat mampu dan disiplin untuk melaksanakannya,” sambung Rohmi.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar mengatakan, berbagai upaya terus dilakukan untuk mempersiapkan penerapan new normal di kawasan tiga Gili.

Penerapan new normal di kawasan tiga pulau itu diharapkan bisa menjadi contoh bagi destinasi wisata lain di NTB. Saat ini Pemda Lombok Utara telah mengeluarkan surat edaran (SE), salah satunya berisi SOP kedatangan serta kepulangan para pengunjung atau tamu di tiga Gili.

Untuk sementara Pemda hanya mengoperasikan satu pelabuhan untuk melayani penyeberangan ke tiga Gili yaitu Pelabuhan Bangsal.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Moh Faozal mengatakan atas persetujuan Bupati Lombok Utara, masyarakat dan pelaku usaha di kawasan tiga gili telah melakukan pembersihan properti masing-masing.

“Pada hari ini merupakan simulasi new normal, yakni memahami protokol kesehatan COVID-19 dengan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak,” ujar kadispar

Pemprov NTB akan membuka destinasi wisata tiga Gili pada pertengahan Juni 2020 ini.

Kategori: Berita Media

admin

Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat Membangun pariwisata yang berwawasan lingkungan untuk mencapai Pembangunan Kepariwisataan yang Beberlanjutan (Sustainable Tourism).