T41Pada 11 April 200 tahun lalu (1815-2015), Gunung Tambora telah menggemparkan dunia dengan letusannya yang maha dahsyat, menyebabkan sebagian kawasan Indonesia sampai sebagian Eropa tertutup awan hitam yang sangat mengerikan, sehingga langit menjadi gelap gulita.

Dulu Tambora menyapa dunia dengan letusannya yang memuntahkan lahar panas yang maha dahsyat, yang sanggup meluluh lantahkan kawasan yang ada disekitarnya, korban tidak terhitung jumlahnya, hutan, sawah, ladang, manusia, ternak, bangunan dan apa saja yang ada disapu bersih, sangat mengerikan. Letusan tahun 1815 itu dicatat sebagai letusan paling dahsyat dalam sejarah gunung api modern.

Kini, Gunung  Tambora menyapa dunia dengan segala keindahan, dengan segala daya tarik alamnya, dengan segala potensi alamnya yang begitu besar, potensi yang tidak kalah dengan kawasan-kawasan lain yang ada di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kini juga, Tambora menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Daerah (KSPD), bahkan nanti pada puncak peringatan Tambora Menyapa Dunia 2015 tanggal 11 April 2015, Gunung Tambora akan diresmikan menjadi Taman Nasional Gunung Tambora yang sebelumnya merupakan kawasan konservasi, dan pencanangannya akan dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Peristiwa meletusnya Gunung Tambora dua abad yang lalu, akan diperingati oleh masyarakat Nusa Tenggara Barat, khususnya masyarakat Dompu dan Bima dengan menggelar berbagai kegiatan kepariwisataan.

Dibawah koordinasi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Pemerintah Kabupaten Dompu beserta Kabupaten Bima dan Kota Bima, telah dan akan digelar event-event bertaraf nasional dan internasional, mulai dari bulan Januari sampai Desember 2015.

Ada 4 kelompok event yang dilaksanakan dalam memperingati meletusnya Gunung Tambora yang dikemas dalam Tambora Menyapa Dunia 2015 yaitu:

BAKTI SOSIAL DAN EKONOMI KREATIF, kegiatannya: pengobatan massal, oerasi katarak dan bibir sumbing, penghijauan, gladi mitigasi bencana, apel siaga bencana, pameran produk unggulan daerah, pesta kuliner lokal, bazar kopi tambora dan lain-lain.

SENI BUDAYA, kegiatannya: pawai budaya, pekan budaya, pentas seni, jambore seni budaya, tarian kolosal Tambora Menyapa Dunia, tambora country music, upacara selamatan laut, dll.

SEMINAR DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN, kegiatannya: Seminar Pariwisata bertemakan “Pariwisata Untuk Kesejahteraan Rakyat”, Seminar Arkeologi, Seminar Arsitektur Landscape tentang Vulkanologi, Pameran Arkeologi dan Museum, Peluncuran Kembali Buku “LA-HAMI”, Pameran Foto Tambora, dd.

SPORT DAN ADVENTURE, kegiatannya: Tambora Bike, Mount Tambora Ultra, Trans Sumbawa Run, Lari 10K, sepeda Gunung Nusantara, Pacuan Kuda, Menangkap sapi dengan Laso, trabas tambora, Ekspedisi Selebriti Mendaki Tambora, Tambora Savana Run, Laky Kite Surf Exhebition Camp, Festival Layang-Layang, dll.

Itulah rangkaian kegiatan yang telah dan akan digelar pada core event ” Tambora Menyapa Dunia 2015″, dan akan berakhir nanti pada 16 Desember 2015, dan ditutup bersamaan dengan Hari Ulang Tahun Nusa Tenggara Barat. (admin).

BACA JUGA :