Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersiap merekrut pemandu wisata atau guide yang bisa berbahasa Arab. Langkah ini direncanakan seiring menangnya Lombok pada ajang World Halal Travel Award 2015.

Pemandu wisata berbahasa Arab untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan Muslim yang datang berkunjung ke Lombok. Apalagi, Lombok saat ini sudah dikenal oleh dunia sebagai destinasi wisata halal terbaik dunia, khususnya bagi traveler Muslim asal Timur Tengah.

“Di Lombok saat ini hanya memiliki 15 guide yang bisa berbahasa Arab. Kami akan merekrut lebih banyak lagi,” ujar Wakil Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Nusa Tenggara Barat, Ainuddin, di Mataram, Rabu (21/10/2015).

Supaya lebih profesional, para tour guide khusus untuk tamu asal Arab ini akan dibekali pendidikan dan pelatihan khusus agar mereka lebih mengerti tentang tata cara melayani tamu dengan baik dan beretika.

Selain tata cara, sambung Ainuddin, mereka juga akan diberikan pemahaman tentang seluruh destinasi wisata yang ada di NTB.

“Ini sangat penting, untuk menjaga nama Lombok sebagai destinasi wisata halal terbaik di dunia. Intinya, jangan sampai wisatawan Muslim asal Timur Tengah ini kecewa,” kata Ainuddin.

World Halal Travel Summit Award merupakan ajang kompetisi pariwisata halal yang digelar Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA), dan diikuti oleh lebih dari 200 negara di dunia.

Dari 14 kategori yang dilombakan, Pulau Lombok berhasil terpilih menjadi pemenang di dua kategori yakni World’s Best Halal Honeymoon Destination atau Destinasi Bulan Madu Halal Terbaik di Dunia dan World ‘s Best Halal Tourism Destination atau Destinasi Wisata Halal Terbaik di Dunia.

Untuk kategori World’s Best Halal Honeymoon Destination, Pulau Lombok bersaing dengan Abu Dhabi UEA dan Antalya yang ada di Turki. Sedangkan untuk kategori World’s Best Halal Tourism Destination, Lombok bersaing dengan Kuala Lumpur, Malaysia, dan Abu Dhabi. (Hmb/Sun)

Sumber: News Liputan6.com

BACA JUGA :