batu payung-rinjani-tamboraPulau Lombok dan Pulau Sumbawa Nusa Tenggara Barat memiliki potensi besar sebagai daya tarik geowisata. Geowisata adalah perjalanan seorang atau sekelompok orang dengan tujuan obyek wisata alam kebumian sehingga mendapatkan manfaat dari perjalanan tersebut.

KEANEKARAGAMAN GEOLOGI PULAU LOMBOK
Pulau Lombok memiliki keanekaragaman geologi yang dapat dikembangkan sebagai daerah tujuan Geowisata, seperti:

KAWASAN TAMAN NASIONAL GUNUNG RINJANI (GEOPARK RINJANI LOMBOK). Kawasan ini merupakan pegunungan yang memiliki keanekaragam geologi berupa kaldera yang terbentuk sekitar 14.000 tahun silam yang membentuk ornament alam yang sangat indah. Di tengahnya (pada ketinggian 2.000 meter dpl), terdapat Danau Segara Anak yang memiliki kedalaman lebih kurang 230 meter. Pada sisi kaldera sebelah timur terdapat puncak Gunung Rinjani dengan ketinggian 3.276 meter dpl yang merupakan gunung dengan puncak tertinggi kedua di Indonesia.

KAWASAN PANTAI SELATAN (KUTA-TANJUNG AAN). Kawasan Kuta dan Tanjung Aan dengan pasir pantainya yang bulat (berbutir), berdasarkan ciri-ciri yang ditemukan dilapangan menunjukkan bahwa perbukitan yang ada sekarang merupakan hasil endapan gunung api bawah laut yang terbentuk jutaan tahun silam.

KAWASAN TIGA GILI (GILI TRAWANGAN-GILI AIR-GILI MENO). Merupakan sisa dari proses geologi berupa gaya endogen (gaya dari dalam) dan heksogen (gaya dari luar) yang berlangsung jutaan tahun yang lalu. Gili Trawangan masih menyisakan batuan tersier, sedangkan Gili Air dan Gili Meno hanya terdiri dari endapan pantai berupa pasir, koral dan endapan hasil letusan gunung api berupa pasir batu apung.

KEANEKARAGAMAN GEOLOGI PULAU SUMBAWA
Keanekaragam geologi di Pulau Sumbawa yang dapat dikembangkan sebagai tujuan Wisata Geologi antara lain: Kawasan Lingkar Tambang Batu Hijau, Kawasan Gunung Tambora, Pulau Satonda.

KAWASAN LINGKAR TAMBANG BATU HIJAU, yang terletak di Kabupaten Sumbawa Barat, terdapat kegiatan tambang tembaga dan emas yang cukup besar. Di dalam kawasan tambang ini banyak aktivitas dan produk yang dapat dijadikan bagian dari Geowisata. Sedangkan diluar kawasan tambang terdapat keanekaragaman geologi berupa goa dan pantai yang indah dibentuk oleh proses alam yang panjang.

KAWASAN GUNUNG TAMBORA. Gunung Tambora merupakan gunung api yang sangat terkenal di dunia akibat letusannya pada April 1815 yang membentuk kaldera berdiameter 7 km, dan menyebabkan korban mencapai jutaan orang dan menimbun 3 kesultanan (kerajaan) yang ada di lerengnya.

PULAU SATONDA merupakan pulau Gunung Api yang ditenagahnya berbentuk angka 8 akibat terjadinya 2 kali letusan yang saling memotong kedua kawah tersebut. Pulau Satonda ini memiliki keanekaragaman geologi yang langka didunia. (Diambil dari berbagai sumber).

BACA JUGA :