IMG-20150411-00880Pada setiap acara yang dihadiri Presiden Jokowi, selalu terjadi hal-hal diluar dugaan, termasuk  pada acara Puncak Tambora Menyapa Dunia 2015 yang digelar Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Pemerintah Kabupaten Dompu pada 11 April 2015 di Padang Savana Desa Doro Ncanga Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu, di kaki Gunung Tambora.

Setelah acara selesai, tanpa basa basi, sang presiden bergegas menghampiri masyarakat yang sejak pagi membendung panasnya sinar sang mentari menunggu kedatangan presiden yang ia cintai dan banggakan. Masyarakatpun tanpa bisa dibendung menyerbu dan meransek dari empat penjuru ke arah presiden, hanya untuk dapat bersalaman dan bertatap muka langsung dengan presiden kebanggaannya.

Melihat yang demikian, para pengawal presidenpun dibuat kelabakan, dengan sigap para pengawal membuat pagar betis, paling tidak untuk mengurangi tekanan dan dorongan massa yang begitu padat dan berjubel. Saking antusiasnya, masyarakat tidak mau tahu kesulitan yang dihadapi para pengawal, mereka terus saja meransek dan mendorong untuk mendekat kepada sang presiden, Luar Biasa. Untuk menjaga keselamatan presiden, para pengawal melakukan pagar berlapis, tapi tetap saja tekanan dan dorongan dari massa makin besar.

Setelah beberapa lama keliling di lapangan upacara, presidenpun kembali ke Holding Room, tempat persinggahan pada saat kedatangan tadi. Para pengawal presiden baru kilihatan lega setelah presiden memasuki Holding Room dan beritirahat untuk bersiap-siap menuju acara berikutnya yaitu Panen Raya Jagung.

Sebelumnya, sejak mendarat di Bandara Internasional Lombok (BIL) di Tanaq Awu Praya Lombok Tengah pada Kamis sore 9 April 2015, besoknya presiden melakukan peresmian Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Praya Lombok Tengah (10 April 2015), dan mengunjungi destinasi-destinasi pariwisata unggulan Nusa Tenggara Barat, termasuk blusukan ke pasar-pasar tradisional yang merupakan tradisi Joko Widodo sejak masih menjadi Walikota Solo, kemudian pada saat menjadi Gubernur DKI Jakarta. Jadi presiden berada di Nusa Tenggara Barat selama 3 hari, ini merupakan sejarah bagi Daerah Nusa Tenggara Barat, karena baru pertama kali Presiden Republik Indonesia berkenan tinggal selama tiga hari di Nusa Tenggara Barat, belum pernah seorang presiden berada di Nusa Tenggara Barat lebih dari satu hari. TERIMA KASIH PAK JOKOWI, PRESIDEN RAKYAT.(Ad)

BACA JUGA :