Program Hibah Pariwisata merupakan program yang akan memberikan stimulus kepada pelaku industri hotel dan restoran dan pemerintah daerah yang telah menggerakan pariwisata di daerahnya masing-masing, untuk itu program ini menetapkan 101(seratus satu) Daerah kabupaten/Kota dengan kriteria :

  1. 10(sepuluh) Destinasi Pariwisata Prioritas dan 5(lima) Destinasi Super Prioritas(DSP
  2.  Ibukota Provinsi
  3.  Destinasi Branding
  4.  Daerah dengan Realisasi Pajak Hotel dan Restoran minimal 15%
  5.  Daerah yang termasuk 100(seratus) Calendar of Event(COE)

Peruntukan dana hibah ini akan dibagi 70% kepada industri hotel dan restoran serta 30% kepada pemerintah daerah untuk menjadi bagian dalam program penangan dampak ekonomi dan sosial dari pandemi Covid-19 terutama pada sektor pariwisata.

Pemerintah Daerah Penerima dan alokasi Hibah Pariwisata Propinsi NTB th. 2020 sebesar Rp. 46.899350.000 dengan rincian yaitu KLU 15.324.430.000, lobar 13.592.300.000, Kota Mataram 7.902.800.000, Loteng 5.962.750.000 dan KSB 4.117.070.000 diarahkan untuk kegiatan pemulihan ekonomi nasional sektor Pariwisata dengan tujuan dan sasaran kegiatan :

Tujuan untuk membantu Pemda serta industri pariwisata yang saat ini sedang mengalami gangguan finansial serta recovery penurunan PAD bagi Pemda akibat Pandemi Covid-19 dengan jangka waktu pelaksanaan bulan September-Desember 2020 dengan sasaran Pemda yang terdampak perekonomiannya terutama disektor pariwisata, khususnya industri hotel dan restoran sehingga dapat menggerakkan kembali kegiatan pariwisata.


admin

Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat Membangun pariwisata yang berwawasan lingkungan untuk mencapai Pembangunan Kepariwisataan yang Beberlanjutan (Sustainable Tourism).