IMG-20150411-00874Tanggal 11 April 2015, merupakan Puncak Acara Tambora Menyapa Dunia 2015,  lautan massa dari segala penjuru Nusa Tenggara Barat membanjiri Padang Savana Desa Doro Ncanga Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu, tempat diselenggarakannya Puncak Peringatan Tambora Menyapa Dunia 2015. Massa berdatangan sejak tanggal 10, dengan membuat tenda-tenda kecil di seputar tempat acara. Masyarakat demikian antusias ingin bersama-sama mensukseskan Event Akbar ini, mereka rela menantang dinginnya malam dan panasnya siang di Savana Doro Ncanga demi suksesnya event ini, benar-benar Puncak Acara Tambora Menyapa Dunia 2015, dibanjiri lautan massa.

Lebih kurang jam 10.00 wita (waktu Doro Ncanga), bunyi sirine kendaraan pengawal presiden menandai kedatangan presiden di lokasi upacara. Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara didampingi Gubernur Nusa Tenggara Barat Zainul Majdi bersama ibu Erika langsung menuju Holding Room (tempat pesinggahan) yang telah disiapkan, sebelum menuju panggung utama tempat upacara. Masyarakat yang ingin melihat presiden secara langsung, berbondong-bondong menuju tempat presiden dan rombongan beristirahat sejenak, tentunya dengan penjagaan ketat Pasukan Pengamanan Presiden.

Jelang beberapa waktu, presiden dan rombongan muncul sambil melambaikan tangan kepada lautan massa yang menghadiri Puncak Acara Tambora Menyapa Dunia, dan melanjutkan menuju panggung utama tempat upacara sambil tetap melambaikan tangan. Dengan baju khas warna putih lengan panjang presiden terus menyapa masyarakat dengan menyebar senyum sepanjang jalan menuju panggung utama, masyarakatpun membalas lambaian presiden Jokowi dengan terus menjulurkan tangan ingin bersalaman. Beberapa saat kemudian, presiden dan rombongan sampai ke panggung utama, disambut tamu undangan yang telah menunggu sejak pagi.

Upacara dimulai, diawali dengan pembacaan Sejarah Singkat Meletusnya Gunung Tambora dua abad silam dan sejarah perjalanan pemerintahan Kabupaten Dompu sejak terbentuk 200 tahun yang lalu oleh Bupati Dompu Bambang Yasin, dan dilanjutkan dengan sambutan Gubernur Nusa Tenggara Barat, TGH. Muhammad Zainul Majdi.

Dalam sambutannya, Gubernur menyapaikan dan memaparkan potensi-potensi alam Nusa Tenggara Barat, terutama potensi pariwisata di wilayah Kabupaten Dompu. “Bapak Presiden, dapat kami laporkan bahwa potensi alam Kabupaten Dompu sangat luar biasa, kami memiliki Kawasan Startegis SAMOTA (Teluk Saleh-Moyo-Tambora). Tambora dan sekitarnya yang sekarang tempat kita melakukan upacara ini, memiliki potensi pariwisata yang sangat menjanjikan, yang dapat dikembangkan menjadi destinasi unggulan Indonesia, saya mohon Bapak Presiden membantu kami untuk mengembangkan potensi tersebut, kami ingin Negara hadir disini (disambut tepuk tangan hadirin dan masyarakat).” Demikian tandas Gubernur.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo dalam sambutan dan arahannya mengatakan, “Saya tadi sudah membisikkan Menteri Pariwisata agar Event Tambora diadakan setiap tahun yang dirajut dalam Festival Tambora, biayanya nanti dari Pusat (Kementerian Pariwisata)”, kata Presiden.

Lebih jauh presiden meminta agar selalu menjaga Gunung Tambora ini dengan baik, karena sebentar lagi “saya akan resmikan menjadi Taman Nasional Gunung Tambora”, saya ingin Gunung Tambora dijaga dan dikelola dengan baik sehingga membawa dampak baik bagi masyarakat sekitar”, tandasnya.

Sebagaimana kita ketahui bahwa dalam upacara Puncak Tambora Menyapa Dunia ini, selain melakukan panen jagung yang merupakan produksi utama Kabupaten Dompu, Pesiden Joko Widodo juga meresmikan Gunung Tambora sebagai Taman Nasional Gunung Tambora, yang sebelumnya hanya berstatus Kawasan Konservasi.

Upacara ditutup dengan pemukulan Lesung (alat menumbuk padi) oleh presiden didampingi Menteri Pariwisata Republik Indonesia (Arief Yahya), Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Siti Nurbaya), Gubernur Nusa Tenggara Barat (Muhammad Zainul Majdi), dan Bupati Dompu (Bambang Yasin). SELAMAT DAN SUKSES TAMBORA MENYAPA DUNIA 2015. (Ad).

BACA JUGA :