Menteri Sandiaga dalam Rakornas Parekraf: Platform Kerja 3G dan 3T ala Kemenparekraf sebagai semangat dalam Strategi Pemulihan Parekraf Nasional.

Bertepatan dengan World Tourism Day yang jatuh pada Senin (27/9), telah berlangsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang berlangsung secara daring melalui platform Zoom meeting dengan dihadiri tidak kurang dari 700 peserta yang terdiri dari Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Asosiasi dan Industri Parekraf, Akademisi, Media serta masyarakat pemerhati parekraf. Tidak terkecuali Dinas Pariwisata NTB yang diwakili oleh Kadispar, H. Yusron Hadi.

Mengusung tema “Pemulihan dan Pertumbuhan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif – Mendorong Peluang Usaha dan Membuka Lapangan Kerja Seluas-luasnya”, Rakornas ini diagendakan berlangsung selama dua hari yakni dari 27 hingga 28 September.

Berskala nasional, acara dibuka oleh Menko Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan dan Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Menko Luhut dan Airlangga dalam pembukaannya menyadari akan masifnya dampak pandemi terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Namun, kedua menteri ini menegaskan jika pemerintah terus berusaha untuk melakukan langkah-langkah strategis dan inovatif guna mendorong roda perekonomian salah satunya melaui pemberian sejumlah stimulus dan hibah di bidang parekraf.

Melalui Rakornas ini Menko Luhut berharap, “Mari tumbuh bersama, mari kita bekerjasama, mari kita bahu membahu untuk melaksanakan ini semua,” tandasnya.

Hal ini diamini juga oleh Menko Perekonomian, “Semoga kegiatan Rakornas Kemenparekraf berjalan lancar dan dapat memberikan sumbangsih pemikiran serta ide-ide dalam menstimulasi pertumbuhan perekonomian sehingga industri pariwisata tetap bertahan di masa pandemi,” ungkap Menko Airlangga sembari membuka Rakornas.

Di kesempatan yang sama, Sandiaga Uno dalam sambutannya memaparkan mengenai beberapa strategi dalam pemulihan Parekraf Nasional yaitu melalui peningkatan SDM, revitalisasi pariwisata, peningkatan resilensi dan daya saing usaha, dan inovasi.

“Semua daripada kita harus saling merangkul dalam konsep pentahelix 360 derajat,” pesannya.


admin

Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat Membangun pariwisata yang berwawasan lingkungan untuk mencapai Pembangunan Kepariwisataan yang Beberlanjutan (Sustainable Tourism).