rp_pilar1-300x225.jpgSetelah melakukan sosialisasi, Tim Penyusun Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Ripparda) Provinsi Nusa Tenggara Barat, akan melakukan Road Show ke Kabupaten/Kota se Nusa Tenggara Barat dalam rangka tindak lanjut Ripparda. Pertemuan direncanakan dengan Bupati/Walikota untuk memberikan masukan dan memberikan dorongan agar dapat segera menyusun Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Ripparda) Kabupaten/Kota.Berdasarkan pasal 4 Perda No.7 Tahun 2013 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Ripparda) Provinsi Nusa Tenggara Barat, dinyatakan bahwa : (1).Ripparda menjadi pedoman bagi pembangunan kepariwisataan daerah; (2).Ripparda sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menjadi pedoman penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten/Kota. Berdasarkan pasal 4 tersebut, Tim Provinsi berkewajiban memberikan informasi dan fasilitasi kepada kabupaten/kota agar segera menyusun Ripparda Kabupaten/Kota. Dengan demikian diharapkan Ripparda Kabupaten/Kota akan menjadi sinkron dan selaras dengan Ripparda Provinsi, sehingga dalam mengimplementasikan Ripparda Provinsi pada tataran praktis tidak terjadi tumpang tindih dengan kabupaten/kota.

Disamping itu tim juga membawa misi untuk menginformasikan tentang pembentukan Forum Kepariwisataan Daerah yang saat ini dalamproses penyusunan draft oleh tim yang telah ditunjuk dengan Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor : 556-704 Tahun 2014, tanggal 3 November 2014. Tim sudah memulai aktivitasnya dengan memulai rapat persiapan dalam rangka penyusunan jadwal penyusunan Peraturan Gubernur tentang pembentukan Forum Kepariwisataan Daerah yang keanggotaannya dari unsur Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, Akademisi, Pelaku Usaha Pariwisata dan Stakeholders lainnya yang terkait. Peraturan Gubernur ini direncanakan selesai pada pertengahan Desember 2014.

BACA JUGA :