Sob ! Beberapa minggu menjelang MXGP Samota, Dinas Pariwisata NTB mengajak para pelaku pariwisata di bidang travel agent untuk melaksanakan Fam Trip di Pulau Sumbawa. Di hari pertama, mereka nggak mau ketinggalan untuk mengunjungi salah satu destinasi prioritas disana, yaitu Pulau Moyo. Mau tahu bagaimana keseruannya? Yuk simak bersama!
Kegiatan Fam Trip ini melibatkan Dispar NTB, BPPD NTB, dan beberapa perwakiln pelaku pariwisata di bidang travel agent seperti ASITA, HPI, ASPI, IPI, dan AHLI.

Fam-Trip hari pertama dimulai dengan mengunjungi salah satu destinasi terkenal yang ada di Pulau Moyo, yaitu Air Terjun Mata Jitu. Para peserta melakukan survey dengan melihat seluruh infrastruktur, aksesibilitas, akomodasi, dan atraksi yang ada di Pulau Moyo.

Setelah mengunjungi Air Terjun Mata Jitu, Dispar NTB, BPPD NTB, dan Asosiasi Pariwisata melanjutkan kegiatannya dengan mengumpulkan seluruh pelaku pariwisata yang ada di Pulau Moyo, terutama di Desa Labuan Aji untuk membahas kesiapan destinasi dalam menyambut event MXGP Samota 2022.

Kepala Dinas Pariwisata NTB yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemasaran, Izzuddin Mahili, menghimbau supaya pasca covid-19 Pulau Moyo dapat dipasarkan lebih masif dan lebih luas lagi, supaya kunjungan wisatawan dapat meningkat.

“Perlu adanya daya tarik lain, tidak hanya Air Terjun Mata Jitu, perbaikan infrastruktur, dan destinasi di Pulau Moyo harus punya story telling”, tuturnya.

Perwakilan dari BPPD NTB, Leja Kodi (Ingoe) juga meyampaikan bahwa dengan dihadirkannya asosiasi pariwisata ke Pulau Moyo adalah dengan tujuan untuk melihat apa saja yang dimiliki Pulau Moyo, yang dapat dijadikan paket wisata dan dijual.

Pada pertemuan tersebut, para asosiasi pariwisata juga memberikan saran kepada pelaku pariwisata yang ada agar dapat memberikan daya tarik lain dengan melihat minat wisatawan. Supaya dapat menyesuaikan daya tarik apa yang bisa dijual ke wisatawan yang memiliki perbedaan minat, dan pelayanan yang diberikan pun harus lebih baik lagi. Sehingga wisatawan memiliki minat untuk kembali berwisata ke Pulau Moyo.

Di akhir rapat, disimpulkan bahwa para pelaku pariwisata harus bisa menyiapkan destinasi yang dapat membuat length of stay wisatawan di Pulau Moyo lebih lama. Dan wisatawan pun memiliki keinginan untuk kembali ke Pulau Moyo.


admin

Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat Membangun pariwisata yang berwawasan lingkungan untuk mencapai Pembangunan Kepariwisataan yang Beberlanjutan (Sustainable Tourism).