festival pesona tambora 2016-pidato menteri LHK dan gubernur ntb-bingkaiSejak ditetapkan sebagai Taman Nasional pada 11 April 2015 oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang bertepatan dengan peringatan 200 tahun meletusnya Gunung Tambora yang dikemas dalam event  “TAMBORA MENYAPA DUNIA 2015”, Gunung Tambora terus berbenah untuk mempersiapkan diri menyongsong predikat baru sebagai “GEOPARK NASIONAL” yang saat ini sedang diperjuangkan oleh Pemerintah Daerah agar dapat terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya dalam sambutannya pada acara puncak “Festival Pesona Tambora 2016” di Padang Savana Doro Ncanga Kabupaten Dompu tanggal 16 April 2016 mengatakan bahwa Pemerintah Pusat (Presiden Joko Widodo) tetap menjaga komitmen dan konsistensinya untuk terus membenahi kawasan Gunung Tambora pasca ditetapkan sebagai Taman Nasional tahun lalu. “Sekarang Gunung Tambora semakin baik dan memiliki daya tarik yang besar sehingga para wisatawan mulai banyak yang mengunjungi kawasan ini”, tegas Ibu Menteri. “Kondisi ini sudah barang tentu akan berdampak baik terhadap kehidupan masyarakat sekitar Gunung Tambora” tegasnya lebih lanjut.

Lebih jauh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menjelaskan bahwa nantinya Taman Nasional Gunung Tambora ini akan di klaster menjadi 6 zona yaitu: Zona Inti, Zona Rimba, Zona Manfaat, Zona Rehabilitasi, Zona Tradisional, dan Zona Khusus. “Kami telah mempersiapkan masterplan dan siteplannya”, imbuhnya. Dan pembangunan Taman Nasional ini nantinya akan dilakukan secara terintegrasi dengan sektor dan kepentingan lain seperti pariwisata,” tegasnya lebih lanjut.

Sementara itu Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH.M.Zainul Majdi dalam sambutannya menyatakan bahwa Kabupaten Dompu merupakan daerah penghasil mete dan jagung yang kualitas produksinya dapat bersaing dengan daerah lain di Indonesia. “Bupati Dompu juga merupakan salah satu Kepala Daerah terbaik di Indonesia”, pungkas Gubernur, yang disambut tepuk tangan tamu undangan.

Terakhir Gubernur menyampaikan harapannya agar festival ini dapat terus diselenggarakan setiap tahun sesuai direktif Bapak Presiden Joko Widodo pada saat beliau menghadiri peringatan Tambora Menyapa Dunia tahun lalu.

MARI JAGA DAN KEMBANGKAN GUNUNG TAMBORA SEBAGAI DAYA TARIK PARIWISATA AGAR SEJAJAR DENGAN DESTINASI LAIN DI INDONESIA.

BACA JUGA :