Senin (06/9) telah diselenggarakan rapat virtual untuk membahas tindak lanjut upaya pendampingan kepada Desa Wisata Tete Batu dalam rangka mengikuti lomba UNWTO 2021 mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, H. Yusron Hadi memimpin secara daring rapat tersebut dan dihadiri oleh beberapa instansi terkait, seperti Dinas Kesehatan, Dinas LHK, Dinas PMPD, Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi, Dinas Perpustakaan, Dinas PU, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, BPBD, DP3AP2KB, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas ESDM.

Pada pembukaannya, H. Yusron Hadi memaparkan bahwa ada beberapa kriteria yang menjadi indikator penilaian pada lomba UNWTO 2021 tersebut, diantaranya ialah meningkatnya pembangunan dan pendapatan masyarakat dan daerah, adanya partisipasi semua pihak dalam membangun desa, konservasi sumber daya alam, serta terus berkembangnya inovasi dan digitalisasi di desa tersebut.

“Dari kriteria-kriteria tersebut kita bisa simpulkan bahwa lomba ini tidak hanya terkait dengan keindahan ataupun estetika, melainkan hajat hidup masyarakat dan kualitas daripada kehidupan sosial dan budaya setempat,” jelasnya.

Adapun ruang lingkup wilayah kerjanya, lanjut H. Yusron Hadi tidak saja di daerah Desa Tete Batu tetapi juga akan mencakup di desa-desa sekitarnya. Seperti Desa Tete Batu Selatan, Kembang Kuning, Desa Pesanggarahan, Desa Jeruk Manis hingga Desa Loyok.

Pada kesempatan tersebut, instansi-instansi terkait juga menyampaikan beberapa dukungan yang telah dipersiapkan guna menyukseskan Desa Wisata Tete Batu dalam ajang ini. Misalnya saja Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan bekerjasama dengan BPBD akan menyiapkan beberapa bak sampah di kawasan Tete Batu. Selain itu, Dinas Perindustrian akan memberikan dukungan berupa pembinaan kepada masyarakat Tete Batu terhadap produk makanan hasil olahan dari desa wisata tersebut.

Kadispar berharap setelah pertemuan ini agar seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar turun langsung ke Desa Wisata Tete Batu dan sekitarnya mewujudkan dukungan-dukungan yang akan diberikan kepada desa tersebut.


admin

Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat Membangun pariwisata yang berwawasan lingkungan untuk mencapai Pembangunan Kepariwisataan yang Beberlanjutan (Sustainable Tourism).