Hari gini pastinya mayoritas #Sobatwisata sudah punya gawai masing-masing. Setidaknya ada satu aplikasi yang tertanam di gawai #Sobatwisata semua. Tahukah Sobat, aplikasi masuk dalam salah satu dari 17 subsektor ekonomi kreatif di bawah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif lho.

Berangkat dari keinginan untuk mengembangkan salah satu subsektor ekraf inilah, Kadispar NTB, H. Yusron Hadi, yang didampingi oleh kepala bidang ekonomi kreatif, Endah Setyorini, menyambangi kediaman salah satu pengembang aplikasi pada Jumat (6/8) lalu.

Royni Lim, menyambut kedatangan tim Dispar NTB di kantor Solid Tech miliknya di daerah Lingkungan Taman Indah Kota Mataram. Kesibukan terlihat di kantor yang berada tepat di jantung Kota Mataram ini. Rupanya Roy, sapaan akrabnya, beserta tim sedang sibuk mempersiapkan pelucuran aplikasi.

Aplikasi bertajuk Mister Kong ini dijadwalkan akan siap menyapa pasar di bulan Agustus ini. Sebelumnya, Roy dan tim juga sudah meluncurkan KongPOS yang diperuntukkan kepada pelaku usaha yang telah dirilis dua bulan lalu. Jika #Sobatwisata punya usaha, aplikasi kasir KongPOS sudah bisa diunduh secara gratis lho.

Mister Kong yang sudah dikembangkan selama dua tahun lebih ini diinisiasi atas dasar untuk membantu UMKM di masa pandemi.

“Kita mau coba mendigitalisasi para UMKM toko-toko kecil. Kasian yang bawah-bawah ini tidak bisa merasakan enaknya menggunakan aplikasi. Tahu stock, tahu omzet mereka,” ungkap pria yang juga menekuni dunia akunting sejak lama ini.

Didasari niat yang mulia inilah, Roy dan timnya membuat Mister Kong serta KongPOS. Selain itu, ada juga Kong Rider, sebutan Roy bagi pengantar yang akan mendistribusikan item-item yang ter-display di Mister Kong. “Kemungkinan dalam 1-2 bulan ini, kita akan coba trial,” imbuhnya. Dengan rate penawaran yang lebih murah, tidak hanya UMKM kuliner maupun fashion, Mister Kong juga diperuntukkan bagi pelaku usaha seni rupa nantinya.

Kadispar NTB menyambut antusias hal ini. “Ini yang diperlukan. Lebih mudah dan juga murah!”

Lebih lanjut Kadispar NTB berencana untuk melakukan follow-up terkait aplikasi yang dikembangkan Solid Tech untuk kemudian menjadi jembatan dengan UMKM yang ada.


admin

Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat Membangun pariwisata yang berwawasan lingkungan untuk mencapai Pembangunan Kepariwisataan yang Beberlanjutan (Sustainable Tourism).