Ikuti pengalaman Kadispar NTB, H. Yusron Hadi, bersepeda santai dengan latar persawahan di Desa Wisata Bonjeruk hingga menikmati suara gemericik air di Desa Wisata Sesaot yang adem di slide di atas yuk, Sob!

Kamis (22/07) pagi, Kadispar NTB mengunjungi dua desa wisata di kabupaten Lombok Tengah dan Barat terkait peninjauan 3A destinasi wisata: Amenitas, Aksesibilitas, dan Atraksi. Ada yang belum kenal dengan Desa Wisata Bonjeruk dan Sesaot? Mari kenalan!

Desa Wisata Bonjeruk adalah rumah dari dusun-dusun yang relatif punya potensi wisata yang berbeda dan unik. Dilansir dari laman disbudpar.ntbprov.go.id, Bonjeruk yang merupakan desa tertua di Kecamatan Jonggat ini dikukuhkan menjadi desa wisata pada November 2019 silam oleh Wakil Gubernur NTB, Hj. Siti Rohmi. Di sini, Sobat Pariwisata bisa melihat sisa-sisa bangunan peninggalan Belanda yang sarat akan sejarah dan juga memetik sendiri buah segar nan organik. Hal ini dikarenakan desa di Kabupaten Lombok Tengah ini juga menawarkan agrowisata lho. Asyik ‘kan?

Puas menikmati hamparan sawah dengan buah-buah organik dari kebun, saatnya menikmati suara gemericik air dan kicauan burung di Desa Wisata Sesaot yang adem di Lombok Barat. Diberkahi dengan banyaknya hutan lindung yang sejuk, Sesaot menjadi rumah bagi berbagai mata air dan juga air terjun. Melipir dari hiruk-pikuk perkotaan ke Sesaot, bisa membantu merelaksasi pikiran lho, Sob!
Sobat Wisata punya desa wisata favorit? Jangan lupa share ya😉

BACA JUGA :


admin

Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat Membangun pariwisata yang berwawasan lingkungan untuk mencapai Pembangunan Kepariwisataan yang Beberlanjutan (Sustainable Tourism).