Sabtu, 24 April 2021 – Bisnis Forum ini dimaksudkan untuk mencoba mencari benang merah antara UMKM Ekraf dan pelaku usaha Pariwisata (Hotel & Restoran) apa yang sebenarnya menjadi masalah dan yg terjadi diinsdustri pariwisata sehingga dipertemukan.

Temu usaha dan kemitraan UMKM ini mengambil tema dengan kemitraan dan temu usaha kita kembangkan akses pasar produk unggulan, melibatkan pelaku UMKM dari Kaputen Kota yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Selain itu kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan Produksi kualitas ekraf di Nusa Tenggara Barat sejauh mana yang nantinya akan direspon langsung oleh pelaku industri, menyatukan produksi dan pasar.

Deputi Bidang industri dan investasi kemenparekraf RI peran kepala dinas perhubungan dalam membangun pariwisata akan menjadi vital karena terkait penyiapan mandalika sebagai salah satu sport tourism nasional dari sisi transportasi yang harus disiapkan agar tidak terjadi kemacetan.

Ditengah situasi pandemi kita harus tetap mengingat prokes Covid-19 kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas rantai pasok industri pariwisata di NTB sebagai tolak ukurnya bagaimana prduk lokal dibeli dan masuk kedalam indsutri pariwisata.

Hal ini membutuhkan komunikasi antara buyer dan seller sehingga menemukan titik temu antara kedua belah pihak, dalam hal ini produsen harus bisa mengikuti kebutuhan konsumen agar produk umkm dapat masuk kedalam dunia industri pariwisata sesuai standar yang telah ditentukan.

Forum bisnis semacam ini harus sering dilakukan guna membantu pemulihan perekonomian selama masa pandemi ini walaupun penikmat dari produk-produk umkm lokal ini masih dinikmati oleh wisatawan domestik.

Semoga pertemuan ini bisa menghasilkan kontrak bisnis yang terjadi antara pelaku industri dan UMKM.


admin

Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat Membangun pariwisata yang berwawasan lingkungan untuk mencapai Pembangunan Kepariwisataan yang Beberlanjutan (Sustainable Tourism).