WSBK Mandalika terbilang sukses dilaksanakan berkat dukungan penuh berbagai pihak. Meski demikian, masih ada banyak pekerjaan rumah buat penyelenggaraan event balapan berikutnya MotoGP di tahun depan.

Untuk mempersiapkan hal tersebut, Dinas Pariwisata NTB melakukan rapat evaluasi sekaligus persiapan untuk menyambut MotoGP 2022. Bertempat di Kantor Dinas Pariwisata NTB, turut hadir dalam rapat tersebut Dinas Perindustrian NTB, Dinas Koperasi UKM NTB, Disparpora KSB, Dispar Mataram, Dispar Lombok Timur, Poltekpar Lombok, STP Mataram, dan asosiasi-asosiasi pelaku wisata lainnya.

H. Yusron Hadi selaku Kadispar NTB membuka rapat tersebut dan menyampaikan harapannya agar pada event selanjutnya, sektor pariwisata bisa lebih berperan aktif dan lebih optimal.

“Dengan waktu hanya tiga bulan, kita harus mempersiapkan dari berbagai aspek, baik dari aspek promosi, ekonomi kreatif, maupun dari sumber daya manusia,” jelasnya.

Dewantoro Ombu Joka, selaku Ketua ASITA NTB menyampaikan bahwa untuk penyelenggaraan WSBK kemarin sudah berjalan baik dan terselenggara dengan sukses. Dan menurutnya, untuk event selanjutnya perlu adanya persiapan lebih matang terutama di aspek perhotelan dan transportasi, sehingga nantinya akan memudahkan wisatawan yang akan berkunjung ke NTB.

Sementara itu, Dinas Perindustrian NTB melaporkan bahwa adanya ajang IATC dan WSBK telah memberikan dampak positif untuk seluruh pelaku ekonomi kreatif di NTB, dan UMKM di bidang olahan pangan paling banyak mendapatkan dampak positif.

Selain itu, Direktur Utama STP Mataram menambahkan agar Dispar NTB segera melaunching Calender of Event 2022, agar informasi-informasi terkait event 2022 mendatang bisa segera di sebar luaskan.

Di akhir rapat tersebut, Kadispar NTB menyerap segala saran dan aspirasi yang telah disampaikan oleh audinsi rapat, dan menyampaikan bahwa pada pertemuan berikutnya akan membentuk satu tim kerja untuk mempersiapkan MotoGP.

‘Kita juga akan membahas terkait standarisasi untuk harga penginapan dan menyiapkan destinasi-destinasi yang nantinya bisa dikunjungi oleh wisatawan yang datang,” tutupnya.


admin

Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat Membangun pariwisata yang berwawasan lingkungan untuk mencapai Pembangunan Kepariwisataan yang Beberlanjutan (Sustainable Tourism).