Menyongsong event internasional terdekat yaitu World Super Bike di bulan November, Kadispar NTB, H. Yusron Hadi mengikuti pertemuan membahas Sarana Hunian Sementara (Sarhunta) dengan pemerintah daerah Lombok Tengah bertempat di Kantor Bupati Lombok Tengah pada Kamis (08/07).

Seperti yang diketahui, NTB akan menjadi tuan rumah dari berbagai event-event internasional maupun nasional dalam waktu dekat, termasuk di dalamnya daerah KEK Mandalika. Berangkat dari hal inilah, Kadispar NTB merasa perlu untuk memaksimalisasi event-event sport tourism yang ada di Mandalika.

Dalam pemaparannya, Kadispar NTB menyoroti setidaknya tiga aspek penting dalam pembangunan Sarhunta. Yang pertama adalah CHSE dan vaksinasi bagi pengelola maupun masyarakat sekitar Sarhunta. Beliau menekankan pentingnya kedua hal ini berjalan beriringan. “Karena mereka yang akan berinteraksi dengan tamu-tamu kita, yang notabene mereka sangat strict dengan standar-standar kesehatan. Manakala sudah kita CHSE tempatnya tetapi vaksin belum berjalan di kawasan itu, besar kemungkinan untuk bisa ditolak kita punya homestay,” jelas Kadispar NTB.

Selanjutnya, Kadispar NTB menggarisbawahi pentingnya tata kelola termasuk di dalamnya adalah cara menyambut tamu. “Ini akan sangat terkait dengan sisi sosial kemasyarakatan. Bagaimana cara bersikap, bertutur kata, itu sangat mempengaruhi. Besar harapan kita soal social approach, soal tata krama untuk menerima tamu. Ini ‘kan cross culture, dari semua lintas budaya akan datang ke sini. Tentu sangat berbeda sekali,” ungkapnya.

Tidak luput dari bahasan, Kadispar NTB juga berharap agar pelaku ekonomi kreatif juga bisa mengambil tempat dan mendapat manfaat. Pemda Loteng diharapkan untuk mengakomodir pelaku ekonomi kreatif dari Bima, Sumbawa, dan juga Dompu.


admin

Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat Membangun pariwisata yang berwawasan lingkungan untuk mencapai Pembangunan Kepariwisataan yang Beberlanjutan (Sustainable Tourism).