Halo #Sobatwisata! Gelaran World Superbike dan MotoGP di rumah sendiri tidak terasa hanya dalam hitungan bulan lagi. Pesta balap yang akan digelar secara perdana melalui World Super Bike pada November nanti ini masuk dalam fase pematangan. Karena itu pada Rabu (18/8) siang berlangsung rapat pembahasan matriks isu dan tindak lanjut pengembangan DPSP Mandalika bertempat di Ruang Rapat Utama kantor Gubernur NTB dengan dipimpin oleh asisten II Setda Provinsi NTB, Ir. H. Muhammad Husni, M.Si.

Tidak kurang dari belasan isu yang diurai yang meliputi aksesibiltas, konektivitas, amenitas, atraksi, dan juga ancillary (fasilitas tambahan) dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan secara hybrid ini. Pembahasan meliputi kendala dan tindak lanjut yang disusul dengan rapat klinis yang diagendakan berlangsung di dua hari setelahnya.

Sebagai informasi, rapat koordinasi ini dihadiri oleh SKPD dan pihak-pihak terkait tidak terkecuali Dinas Pariwisata NTB. Dalam laporannya, Kadispar NTB memberikan pemaparan tidak lanjut mengenai amenitas, atraksi, serta publikasi: termasuk di dalamnya akomodasi yang menunjang gelaran, event-event menuju World Super Bike dari HK Endurance Challenge sampai dengan pemilihan Putri Pariwisata, serta paket perjalanan wisata yang diproyeksikan akan menggandeng banyak pihak.

Terkait atraksi, Kadispar NTB mengungkapkan rencana koordinasi dengan pemerintah pusat melalui kemenparekraf untuk membangun panggung atraksi dan pameran ekonomi kreatif.

“Pemerintah pusat berencana akan membuat pameran dan panggung atraksi. Biasanya dalam perhelatan event-event skala besar, biasa sebelum orang masuk ke stadion, mereka menikmati dulu menonton musik, kesenian,” papar H. Yusron Hadi. Ditemui di akhir acara, Kadispar NTB berharap gelaran ini akan berbuah manfaat bagi pelaku pariwisata.


admin

Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat Membangun pariwisata yang berwawasan lingkungan untuk mencapai Pembangunan Kepariwisataan yang Beberlanjutan (Sustainable Tourism).