Bincang Santai merupakan agenda dari rangkaian Jambore Desa Wisata yang berlangsung secara tatap muka di Objek Wisata Ulem-ulem Desa Tetebatu. Masih diikuti oleh peserta jambore desa wisata, acara bincang ini dibuka oleh H. Yusron Hadi selaku Kepala Dinas Pariwisata NTB.

Kadispar NTB sangat mengapresiasi antusias dari para peserta yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan jambore desa wisata ini. Dia juga menyampaikan beberapa kebijakan pemerintah terkait pariwisata seperti mendorong destinasi unggulan daerah dapat terintegrasi dengan KEK Mandalika, mendorong desa penyangga dalam hal ini Desa Wisata bersama mengambil manfaat dari kemajuan destinasi, memaksimalkan potensi ekonomi kreatif dan kerjasama pentahelix.

Selain beberapa hal di atas, H. Yusron Hadi juga menyebut empat hal lain yang juga harus dikawal bersama dalam pengembangan pariwisata yaitu, amenities, akomodasi, aksesibilitas, dan atraksi.

Lebih lanjut, Kegiatan bincang santai ini juga dibarengi dengan auditor CHSE tentang Manajemen Pengelolaan Kebersihan dan Kesehatan Destinasi Pariwisata pada Masa Pademi Covid-19 dengan standar CHSE.

Dr. Drs. I Putu Gede, M. Par., selaku Auditor CHSE dari STP Mataram menyampaikan bahwa sertifikat CHSE merupakan salah satu komponen penting dalam Pariwisata yang tidak bisa diabaikan terutama dalam masa Pandemi Covid-19 saat ini. Didorong pula dengan perubahan perilaku wisatawan nasional maupun internasional yang memberikan perhatian lebih terhadap keamanan dan kesehatan lokasi wisata yang dikunjungi.

“Desa wisata pun tak luput sebagai salah satu objek wisata yang harus memiliki sertifikat CHSE. Sehingga sangat penting, untuk memperhatikan kriteria penilaian Sertifikasi CHSE untuk Desa Wisata,” jelasnya.

Dia menambahkan bahwa saat ini NTB memiliki target sebanyak 113 pelaku pariwisata memperoleh sertifikat CHSE oleh Kemenparekraf.

Menanggapi hal tersebut, H. Akhlul Wakti selalu Kepala Bidang Destinasi menyampaikan bahwa Dinas Pariwisata NTB saat ini tengah mengajukan penambahan kuota target sertifikasi CHSE industri Pariwisata NTB.


admin

Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat Membangun pariwisata yang berwawasan lingkungan untuk mencapai Pembangunan Kepariwisataan yang Beberlanjutan (Sustainable Tourism).