Menutup akhir pekan yang sibuk, Dinas Pariwisata mengadakan “gawe” sederhana bertajuk Garage Music untuk pertama kalinya pada Jumat sore (27/8). Mengambil latar di garasi Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Percis Band dipercaya menjadi pengisi acara Garage Music Dispar yang pertama ini.

Dengan adanya pandemi yang masih menghantui, acara yang digelar secara outdoor ini tentu menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak aman. Pun dengan hadirin yang dibatasi jumlahnya.

Tahu ‘gak, Sob? Musik adalah salah satu dari 17 subsektor ekonomi kreatif lho! Karena itu, acara ini sekaligus sebagai bentuk dukungan pada musisi lokal yang berkecimpung di area seni ini.

Namun tidak hanya itu, gelaran perdana ini spesial banget! Pasalnya Musik Garasi ini digandeng dengan peluncuran E-Bulletin perdana serta peluncuran aplikasi pariwisata berbasis augmented reality (AR) oleh Tim Kreatif Dinas Pariwisata NTB.

Dalam sambutannya, Kadispar NTB, H. Yusron Hadi, mengucapkan terima kasih pada hadirin yang berkesempatan hadir sore itu. Sebagai informasi, acara Garage Music mengundang beberapa instansi untuk berpartisipasi seperti Telkom, Kominfo, dan BPPD, serta beberapa asosiasi-asosiasi kepariwisataan.

“Acara ini sederhananya pelepas penat santai-santai di akhir pekan. Sembari kita mengapresiasi kerja adik-adik kita, tim insan kreatif Dinas Pariwisata NTB yang telah berusaha membantu kita untuk mempromosikan produk-produk pariwisata dan ekonomi kreatif di berbagai kanal yang ada sejak mulai bekerja Juni lalu!” ungkapnya dalam pembukaan singkat.

Selain itu, Kadispar NTB menyadari adanya pergeseran tren wisata akibat terpaan pandemi. Sehingga inovasi wisata kini bertitik berat pada area digital dan pembentukan tim kreatif ini adalah salah satu ikhtiar yang dilakukan.

“Tentu di tengah situasi ini, kita harus terus berinovasi untuk menjaga napas pariwisata ini tetap ada. Salah satunya dengan perbaikan sarana publikasi dan jangkauan. Apalagi sekarang kita belum bisa secara bebas datang ke tempat wisata kita, kita harus bisa menggunakan saluran virtual atau digital yang ada sehingga tren yang ada sekarang adalah berwisata virtual,” pungkasnya.


admin

Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat Membangun pariwisata yang berwawasan lingkungan untuk mencapai Pembangunan Kepariwisataan yang Beberlanjutan (Sustainable Tourism).