Bertempat di kantor Dinas Pariwisata NTB, pada Kamis (08/07) Kadispar NTB H. Yusron Hadi memimpin rapat koordinasi terkait SOP dan Peraturan Gubernur (Pergub) untuk Wisata Zona Hijau. Diskusi yang berlangsung selama lebih dari satu jam ini membahas 15 pasal. Sebagai informasi, untuk menghindari kerancuan dalam penggunaan terminologi, dipilihlah istilah Wisata Zona Hijau untuk menggantikan Zona Wisata Hijau sebelumnya.

Dalam pembukaannya, Kadispar NTB mengungkapkan intensi terkait pergub ini yang diharapkan akan menjadi acuan yang berkelanjutan nantinya, “Pergub (yang membahas) penerapan wisata zona hijau di masa pandemi Covid. Tapi bayangan kita bahwa wisata zona hijau ini akan terus ada dengan atau tanpa Covid. Bagaimana habit, pola perilaku kita pada masa pandemi ini akan terus berlangsung dengan menjaga protokol kesehatan yang baik,” ucapnya.

Setidaknya ada 8 hal yang akan diatur dalam rancangan Pergub Wisata Zona Hijau ini yaitu kriteria wisata yang masuk dalam kriteria wisata zona hijau, kategori wisata zona hijau, zonasi ruang, penerapan Wisata Zona Hijau, upaya mitigasi, perlunya kartu vaksin dan sertifikasi CHSE, pembiayaan, dan yang terakhir adalah pembinaan dan pengawasan.

Lebih lanjut Kadispar NTB memaparkan maksud, tujuan dan juga sasaran dari Pergub Wisata Zona Hijau. “Maksud dari pergub ini untuk menjadi pedoman bagi semua kita baik pemerintah, pelaku usaha wisata, masyarakat, media, akademisi, dalam hal ini pentahelix,” jelasnya.

Adapun tujuan dari Pergub ini adalah untuk meningkatkan partisipasi aktif pemangku kepentingan sektor kepariwisataan; mengendalikan penyebaran penyakit menular pada sektor kepariwisataan; memulihkan berbagai aspek kehidupan sosial budaya, ekonomi dan lingkungan; mengembalikan kepercayaan publik terhadap kepariwisataan NTB; dan menciptakan industri destinasi wisata yang aman dan nyaman.

Oleh karena itu, sasaran Pergub ini juga tidak jauh dari tujuan yang disampaikan di atas. Di akhir temu, Kadispar NTB berterimakasih kepada anggota diskusi atas saran dan masukan terkait rancangan Pergub Wisata Zona Hijau.


admin

Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat Membangun pariwisata yang berwawasan lingkungan untuk mencapai Pembangunan Kepariwisataan yang Beberlanjutan (Sustainable Tourism).