Apakah Sobat Wisata adalah satu penggemar film Disney? Raya and The Last Dragon, dalam salah satu film terbarunya ini, Disney mendisplay kekayaan budaya masyarakat Asia Tenggara lho. Salah satunya tercermin dari senjata yang dimiliki oleh tokoh utamanya, Raya. Apalagi kalau bukan keris.

Keris menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah panjang Nusantara. Dari alat perang hingga menjadi pelengkap pakaian adat. Namun, tidak banyak yang tahu, jikalau Lombok juga punya keris yang unik.

Karena itu, kali ini Kadispar NTB, H. Yusron Hadi, mengajak Sobat Pariwisata semua untuk mengikuti perjalanan pembuatan keris Lombok dalam Trilogi Perjalanan Keris Lombok. Di bagian pertama ini, kita akan memulai dari perjalanan awal keris, pembuatan bilah. Siap ikut perjalanan kali ini? Yuk mulai!

Jumat (23/07), panas matahari siang itu tidak menyuruti Langkah Kadispar NTB beserta tim yang didampingi ketua Gili Hotel Association, Lalu Kusnawan menyusuri gang-gang di Dusun Gegutu Reban, Desa Dasan Geria, Lingsar Lombok Barat demi mencari pandai besi dalam pembuatan keris Lombok.

Saat tim datang, Muhlis dan satu orang pegawainya sedang memanaskan besi dalam tungku. Obrolan ringan Kadispar NTB dengan Muhlis bergulir dari pembuatan bilah keris hingga jenis-jenisnya yang beragam. Muhlis bercerita tentang penggunaan besi tua yang dicampur nikel untuk produk bilah keris buatannya seperti besi jembatan atau besi cidomo.

Saat ditanyai mengenai suhu yang digunakan dalam penempaan, Muhlis mengaku Ia tidak memiliki ukuran panas tertentu. “Ada tanda-tandanya (saat siap untuk ditempa),” jelas Muhlis yang sudah menggeluti usaha pembuatan bilah keris selama lebih kurang 4-5 tahun ini. Bagi Muhlis, pembuatan bilah keris bisa memakan waktu hingga lebih 1 bulan tergantung dari tingkat kerumitan.

Selain Muhlis, dusun ini juga menjadi rumah dari beberapa pandai besi lain. Bila Sobat Wisata mengunjungi dusun ini, spanduk-spanduk dengan tulisan “Pande besi/Blacksmith”, terpasang di beberapa rumah-rumah warga. Setelah selesai dengan bilah keris, kini perjalanan keris Lombok selanjutnya adalah pembuatan sarung keris.

BACA JUGA :


admin

Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat Membangun pariwisata yang berwawasan lingkungan untuk mencapai Pembangunan Kepariwisataan yang Beberlanjutan (Sustainable Tourism).